PUISI MUHAMMAD ASWAR

Air Itu Cinta

Kau pinta diriku
Menjadi patung sunyi
Berdiri dengan mata hitam
Mulut rapat tak berkedip

Bertahun mencari air bersih
Kendi ini berlumut, kendi ini cita
Ku gali 7 lapis tanah
Kubongkar 7 kerak batu
Tapi air tak juga memancar
Air itu cinta

Bidadari langit diamdiam turun
Mengalirlah genangi tubuhku
Sebab inginku makan dengan air
Relakan cacing bermain

Serupa dulu di tanganku kunang tertawa
Ikanikan sawah berkejaran liar

Di ujung lembut lidahmu
Kata merajut tapak. Sederhana
Bagai kipas membelai angin
Sejuk mengusap pengap

Muhammad Aswar kuliah di UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta, semester 2. Anggota Lembaga Kajian Sinergia (LKSY) Yogyakarta dan CSS MORA UIN Sunan Kalijaga.

Explore posts in the same categories: MENULISLAH DI SINI

Tag:

You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: