BERITA: Surat Pengembalian Bakrie Award

Jakarta, 18 Juni 2010.

Kepada
Freedom Institute,
Wisma Proklamasi
Jl. Proklamasi 41,
Jakarta Pusat.

Merdeka.

Surat ini adalah untuk memberitahu bahwa saya memutuskan untuk mengembalikan Bakrie Award yang saya terima di tahun 2004. Saya sertakan piala dan uang (yang terakhir ini saya hitung dengan memasukkan bunga SBI sejak 2004 sampai sekarang)

Keputusan ini saya ambil dengan berat hati. Di satu pihak, saya tahu benar di balik Bakrie Award ada sehimpun niat baik: kehendak meningkatkan mutu kehidupan ilmu, pemikiran, sastra dan pendidikan di Indonesia. Juga ada semangat menimbulkan harapan kita kepada negeri ini.

Saya juga tahu benar, tim yang mengolah dan melaksanakan usaha ini terdiri dari orang-orang yang ingin memberikan yang terbaik bagi cita-cita tadi. Mereka orang-orang yang punya integritas. Ini saya ucapkan terutama tentang Sdr. Rizal Mallarangeng, seorang yang mencintai Indonesia sedalam-dalamnya, bahkan dengan membangun Freedom Institute – lembaga yang memberikan Bakrie Award — telah banyak berkorban pikiran, dana, tenaga dan waktu.

Saya mengenal baik tiap anggota tim yang terlibat; saya tahu mereka orang-orang yang tak akan saya ragukan sebagai sahabat dan teman seperjuangan.

Namun di lain pihak, saya tak dapat meredakan rasa kecewa saya kepada Sdr. Abud Rizal Bakrie, karena hal-hal yang dia lakukan selama ini.

Semula saya berusaha untuk memisahkan Bakrie Award dari apa yang dijalankan Sdr. Aburizal Bakrie sebagai tokoh bisnis dan tokoh politik. Tetapi makin lama pemisahan itu makin mustahil, karena saya melihat ada diskrepansi, bahkan kontradiksi, yang makin membesar antara cita-cita yang mulia dari Bakrie Award (yang ia dukung), dan apa yang kurang mulia yang dilakukannya dalam bisnis dan politik.

Saya takut, laku yang sangat mengecewakan itu akan dilupakan orang, karena tertutup oleh usaha dan niat baik teman-teman yang telah bekerja untuk Bakrie Award. Tak kurang dari itu, juga niat baik orang-orang yang bersedia menerima penghargaan itu.

Sebagai pengingat, saya kembalikan penghargaan yang telah saya terima di tahun 2004 – yang waktu itu saya terima dengan berterima kasih dan bersemangat.

Sekian.
Terima kasih untuk semuanya.

Wassalam,
Goenawan Mohamad

Catatan GM di Facebook, 23 Juni 2010.

Explore posts in the same categories: Berita, REFERENSI

Tag: , ,

You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

One Comment pada “BERITA: Surat Pengembalian Bakrie Award”

  1. Conquero Says:

    Hehehehehe…sapa sih ni yg nulis?Goenawan Mohamad, yg di tempo, serta terkenal dengan “Caping-nya”. Weleh, nggak nyangka, ternyata segitu aja, dangkal bgt. Selamat Malam lah Goenawan Mohamad!!


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: