PUISI: Matroni el-Moezany

Sebongkah Kesederhanaan

terdiam seperti kata dalam jiwa
entah kenapa semesta begitu rindang
setelah kueja
kulihat dari purba nenek moyang
masih rapi seperti sinar
apa karena kelembutan kata
hingga kerindangan menjadi rumpun

sebongkah kesederhanaan
semesta tampak dingin tanpa dasar

paling sulit kuukir dari bahasa
adalah kemewaktuan kata

musik di atas air
sepertinya kesunyian yang bebas
yang jadi hari-hari jadi kenangan

berpetualang dalam labirin
karena siap dengan luka

Yogyakarta, 2010

 

Senja I

di tepi jendela engkau selalu duduk
mengurai kata di depan layar kemiskinan
tak lupa musik di dendangkan
mencatat butir-butir yang jatuh berlahan di bibir jendela
matahari pucat dari utara
melahirkan bunga-bunga
mungkin karena kebodohan aku
mencintai sesuatu yang tampak

Yogyakarta, 2010

 

Senja II

Tak ada yang aku rindukan selain air mata
Tak ada yang aku cinta selain kesunyian
Tak ada yang aku benci selain kebencian sendiri
Tak ada yang aku sesali selain kata-kata
Tak ada yang sedihkan selain menodai semesta
Tak ada
Tak ada
Tak ada
Semua tak ada

Yogyakarta, 2010

 

Senja III

pantaskah aku berkata tidak
ketika sulam rasa
tak lagi ada dalam diri

sekian lalu angin dingin menyerta
ikut dalam ikat rantai belati
kau singgahkan kata cakrawala

dingin angin gejala sakit jiwa
dingin kata gejala sakit rasa
sementara waktu belum datang melirikmu
lalu dimanakah sulam-sulam itu kau limbahkan?
hingga air senja kau biarkan berlalu
bersama senyum ketidaktahuan

Yogyakarta, 24/2010

 

Senja IV

berjalan itulah waktu awal dari puisi
melihat senja ke empat dari perlawanan
menuju perang selanjutnya
dari limbah keserakahan malam

sebelum sesampainya di ruang senja
suara adzan terdengar pelan
teringat musik malam yang mulai reda

langkahpun berjalan bersama senja
mengingat sejarah sudah tak ada yang selesai
di telan mentah-mentah oleh kita
atau akal kita sudah kosong dari kata
hingga ruang senja tak terisi

Yogyakarta, 2010

Explore posts in the same categories: MENULISLAH DI SINI

Tag: ,

You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: